Anak Kecil vs Orang Dewasa

Sebelum kita menjadi dewasa pasti ada saatnya kita masih menjadi anak kecil. Anak kecil biasanya belum tau apakah yang mereka perbuat itu benar atau salah, banyak anak kecil yang memakan apa saja di depannya tanpa tau apakah hal itu baik atau buruk sehingga orang tua harus memperhatikan dengan baik. Umur tidak menunjukkan kedewasaan seseorang karena masih banyak orang dewasa yang bersifat seperti anak kecil.

Itupun berlaku untuk pertumbuhan rohani kita. Dimana saat kehidupan rohani kita masih anak-anak, kita gampang terbawa oleh arus dan belum mengerti apa yang benar dan apa yang salah sehingga kita takluk dengan keadaan dunia. Seringkali keadaan dunia turut melemahkan kita sehingga kita lebih memilih cara cara dunia yang salah karena mata kita masih tertutup.

Dewasa rohani tidak bisa ditentukan dari lamanya kita beragama Kristen. Tetapi setelah kita mengenal Tuhan sudah seharusnya kita semakin dewasa, kita mau meninggalkan apa yang dulu kita perhambain selain Allah dan setia hanya pada Allah. Saat dewasa kita tau bahwa Tuhan memiliki kasih yang luar biasa yang memerdekakan kita yang awalnya hamba menjadi ahli waris Tuhan. Padahal kita melakukan hal yang salah tapi Allah mau mengampuni dan memulihkan kehidupan kita. We don’t deserve it, tapi Tuhan memberi seluruh hidup-Nya buat kita bahkan kehidupan kita setelah kita meninggalkan dunia ini pun sudah dijamin sama Tuhan.

Saat dewasa kita bisa menetukan mana yang terbaik untuk kita, dan Tuhanlah jawaban itu. Mau seberapa jauh lagi kita melangkah? Tuhan Yesus aja setia menunggu kita. Ia sungguh mengasihimu. Saat kita menerima Yesus pasti ada berbagai tantangan yang bikin kita pengen balik lagi ke kehidupan lama, tapi masa iya kita masih mau balik lagi? Kita punya Tuhan Yesus yang hebat loh! Tuhan Yesus sama sekali nggak bisa dibandingkan dengan kuasa dunia yang lemah ini. Jangan sampai kita menukar Tuhan dengan apapun juga bahkan hal-hal yang kita cintai. Karena Tuhan Yesus lebih berharga dari apapun juga.

Semakin bertambahnya waktu sudah seharusnya kita makin dewasa.


Shalom Imakriser !!
Gimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan dalam perlindungan Tuhan ✨
Sekarang kita udah sampai di Galatia 4 yey
Semoga tetap setia bible reading yaaa….
Miliki waktu untuk belajar mengenal Tuhan meskipun cuma sebentar 💕JmksportShops , Chaussures, sacs et vêtements , Livraison Gratuite | nike sb janoski mid mens Low Grey University Blue – Grailify – Roshe run casual shoes black

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

One thought on “Renungan Doa PA – Anak Kecil vs Orang Dewasa”

  1. Mungkin juga ad yg ingin share pengalaman tindakan kenak kanakan nya nih dan perubahan yg d alami setelah sadar kebenaran…

    Klo aku sih, contohnya waktu aku kecil dulu, minta sesuatu sama mamaku, tpi nggk di kasih…wkwk akhirnya ku marah dan nggk mau makan…ahahaha
    Anak kecil bukan?

    Klo pas dewasa gini, ya pasti udh nggk dong… Krna segala sesuatu ad waktunya, dan Tuhan ngerti apa yg kita butuhkan, jdi nggk ush di paksakan yaakk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *